Benarkah Penderita Autisme Cenderung Berumur Lebih Pendek Dari Usia Orang Normal?

Sekarang, banyak ibu hamil yang merisaukan anaknya terlahir dengan situasi autis. Anak yang autis sendiri akan condong alami persoalan dalam dirawat serta condong sulit dapatkan pertalian sosial, utamanya dengan anak sepantarannya. Yang lebih mengerikan yakni, ahli kesehatan sebutkan apabila anak autis akan miliki condong untuk miliki umur lebih pendek, yaitu 10 tahun lebih pendek apabila ketimbang dengan umur orang dewasa. Bagaimana soal ini dapat berlangsung?

Ahli kesehatan dari Autistica melaksanakan pengamatan pada pasien autisme dimana begitu banyak pasien autisme alami kematian dari problem epilepsi, masalah neurological, sampai terserang peristiwa atau kecelakaan yang benar-benar fatal. Dalam sejumlah masalah, pasien autisme juga dapat melaksanakan bunuh diri kendati rasionya masih condong kecil. Satu diantaranya pengamat dari Karolinska Institute bernama Sven Bolte mengungkap apabila banyak pasien autisme yang terserang peristiwa fatal seperti kecelakaan tertabrak kendaraan bermotor sampai terbenam. Bolte sendiri menjelaskan apabila condong pasien autisme alami disabilitas cendekiawan serta persoalan untuk memerhatikan sekitar lingkungan dapat berubah menjadi yang memicu penting kemungkinan terserang peristiwa fatal ini. Sempat diketemukan masalah dimana pasien autisme yang konsentrasi menguber suatu hal pada akhirnya tidak memerhatikan jalan raya atau memanjat beberapa benda yang begitu tinggi sampai-sampai berefek terserang peristiwa fatal yang mematikan.

Sven Bolte sendiri mengungkap apabila di Swedia ada 27.000 pasien autisme dimana 6.500 salah satunya condong persoalan untuk mendalami pengetahuan atau pada dunia medis dikatakan sebagai learning disabilities. Pengamatan ini pula mengungkap apabila pasien autisme miliki kemungkinan 2,5 kali semakin besar alami problem pernapasan serta penyakit diabetes akan tetapi condong terlambat didiagnosa lantaran penderitanya kurang dapat mengatakan situasi kesehatannya pada keluarga ataupun dokter. Disamping itu, banyak pasien autisme yang udah dewasa serta masih miliki ketidaksanggupan mendalami suatu hal, jadi Dia juga miliki kemungkinan 9 kali semakin besar untuk wafat lewat cara bunuh diri. Bolte berspekulasi apabila bertambahnya kemungkinan bunuh diri ini dikarenakan pasien autisme, utamanya kaum wanita yang rasakan terisolasi dari lingkungannya sampai-sampai mudah terserang stres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *